Minggu, 16 Agustus 2026

Bukan Film Fiksi, Cumi-Cumi Ini Ternyata Bisa Terbang Berkelompok di Atas Laut

Info Menarik - Di tengah hamparan Samudra Pasifik, sebuah fenomena yang sekilas tampak seperti adegan dalam film fiksi ilmiah pernah berhasil diabadikan oleh peneliti. Sekelompok neon flying squid atau cumi-cumi terbang terlihat meluncur secara bersamaan di atas permukaan laut. Bukan berenang seperti kebanyakan hewan laut, cumi-cumi tersebut justru meninggalkan air dan bergerak di udara dalam jarak tertentu sebelum kembali masuk ke laut.

Kemampuan itu bukan berarti cumi-cumi benar-benar terbang seperti burung. Mereka memanfaatkan sistem propulsi yang memang sudah menjadi bagian dari tubuhnya. Dengan menyemburkan air melalui corong tubuh atau siphon, cumi-cumi menghasilkan dorongan kuat yang dapat mengangkat tubuhnya keluar dari air. Setelah berada di udara, sirip dan bagian tubuh lainnya membantu mengendalikan arah serta mempertahankan gerakan meluncur.

Fenomena tersebut menjadi menarik karena tidak hanya memperlihatkan kemampuan individu, tetapi juga perilaku sejumlah cumi-cumi yang bergerak dalam kelompok. Dalam kondisi tertentu, beberapa individu dapat meluncur secara berdekatan dan tampak seperti membentuk sebuah formasi di atas permukaan laut. Pemandangan seperti ini tergolong sulit diamati secara langsung karena berlangsung sangat cepat dan biasanya terjadi jauh dari daratan.

Bukan Sekadar Melompat dari Laut
Kemampuan meluncur di udara membuat neon flying squid berbeda dari banyak hewan laut lainnya. Ketika merasa perlu bergerak cepat, cumi-cumi dapat mengarahkan tubuhnya ke permukaan, menyemburkan air dengan tekanan tertentu, lalu menggunakan momentum tersebut untuk keluar dari laut. Begitu berada di udara, tubuhnya dapat diposisikan sedemikian rupa sehingga gerakannya berubah dari sekadar lompatan menjadi semacam luncuran.

Cara bergerak tersebut dikenal sebagai bentuk jet propulsion. Mekanisme dasarnya sebenarnya tidak asing dalam dunia cephalopoda. Cumi-cumi menggunakan prinsip yang sama ketika bergerak cepat di dalam air, yakni memasukkan air ke dalam rongga tubuh kemudian mengeluarkannya melalui corong dengan tekanan tinggi. Perbedaannya, dalam fenomena ini dorongan tersebut dimanfaatkan untuk membawa tubuh keluar dari permukaan laut.

Jika dilihat dari kejauhan, gerakan tersebut memang mudah disalahartikan sebagai penerbangan. Tubuh cumi-cumi yang melayang beberapa saat di atas air, ditambah gerakan sirip dan tentakel, membuatnya terlihat seperti hewan yang benar-benar memiliki kemampuan terbang.

Mengapa Cumi-Cumi Melakukan “Penerbangan”?
Para peneliti menduga salah satu alasan utama perilaku tersebut berkaitan dengan upaya menghindari predator. Laut terbuka merupakan lingkungan yang penuh ancaman bagi cumi-cumi, termasuk predator yang mampu mengejar mereka di dalam air. Dalam situasi tertentu, meninggalkan air untuk sementara waktu dapat menjadi strategi untuk memperbesar jarak dari pengejar.

Keluar dari air juga memberikan keuntungan berupa kecepatan. Hambatan yang dihadapi tubuh di udara jauh berbeda dibandingkan ketika bergerak di dalam air. Dengan memanfaatkan momentum dan dorongan awal dari jet propulsion, cumi-cumi dapat meluncur dengan cepat sebelum kembali ke laut. Strategi semacam ini memungkinkan mereka berpindah dari satu titik ke titik lain tanpa harus terus berenang di dalam air.

Namun, perilaku tersebut tidak selalu mudah dipastikan penyebabnya. Kehidupan cumi-cumi di laut terbuka masih menyimpan banyak pertanyaan bagi ilmuwan. Karena sebagian besar aktivitas berlangsung jauh dari permukaan yang dapat diamati manusia, setiap rekaman mengenai perilaku mereka menjadi informasi penting untuk memahami cara hewan tersebut bertahan hidup.

Ketika “Penerbangan” Dilakukan Bersama-sama
Bagian paling tidak biasa dari fenomena ini bukan hanya kemampuan cumi-cumi keluar dari air, melainkan bagaimana beberapa individu dapat melakukannya secara berdekatan. Ketika sejumlah cumi-cumi meluncur pada waktu yang hampir bersamaan, gerakannya terlihat seperti sebuah kelompok yang sedang terbang rendah di atas laut.

Perilaku berkelompok tersebut menarik perhatian karena menunjukkan bahwa respons terhadap ancaman atau kondisi lingkungan mungkin terjadi pada lebih dari satu individu secara bersamaan. Jika seekor cumi-cumi mendeteksi ancaman, gerakan cepat untuk meninggalkan area berbahaya dapat diikuti oleh individu lain di sekitarnya.

Meski demikian, peneliti perlu berhati-hati dalam menyimpulkan bahwa cumi-cumi sengaja membentuk formasi sebagaimana burung ketika terbang. Kemiripan visual tidak otomatis menunjukkan adanya koordinasi yang kompleks. Bisa saja pola tersebut terbentuk karena beberapa individu menghadapi ancaman yang sama dan secara bersamaan menggunakan strategi pelarian yang serupa.

Fenomena Langka yang Membuka Banyak Pertanyaan
Rekaman cumi-cumi yang meluncur di atas laut menunjukkan bahwa dunia hewan memiliki beragam cara untuk menghadapi tantangan lingkungan. Kemampuan yang terlihat sederhana sebagai lompatan ternyata melibatkan kombinasi dorongan tubuh, momentum, posisi tubuh, sirip dan kondisi lingkungan.

Fenomena tersebut juga mengingatkan bahwa permukaan laut bukanlah batas mutlak bagi kehidupan bawah laut. Beberapa hewan laut ternyata dapat memanfaatkan udara sebagai bagian dari strategi pergerakan mereka, meskipun hanya untuk waktu yang sangat singkat.

Bagi para ilmuwan, setiap pengamatan semacam ini menjadi kesempatan untuk mempelajari lebih jauh perilaku neon flying squid, terutama mengenai bagaimana mereka mengambil keputusan untuk meninggalkan air, bagaimana mereka mengendalikan tubuh ketika berada di udara, serta apakah gerakan berkelompok tersebut merupakan respons spontan atau bagian dari pola perilaku yang lebih kompleks.

Pada akhirnya, “cumi-cumi terbang” bukanlah makhluk fiksi dan tentu bukan pula hewan yang mampu terbang seperti burung. Mereka adalah contoh bagaimana evolusi menghasilkan strategi pergerakan yang tidak biasa. Di tengah luasnya Samudra Pasifik, kemampuan untuk meluncur di udara selama beberapa saat mungkin menjadi salah satu cara kecil namun efektif bagi cumi-cumi untuk bertahan hidup di dunia laut yang penuh predator.

Editor : Elfstar Queen

Artikel Terbaru!
Recent Posts Widget
Bukan Film Fiksi, Cumi-Cumi Ini Ternyata Bisa Terbang Berkelompok di Atas Laut Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Boegis Fashion
 

KIRIM PESAN ATAU TULISAN

Nama

Email *

Pesan *